Rangkaian Pagelaran Budaya Djoyo Negoro tahun 2024 yang digelar pemerintah dan masyarakat Kecamatan Slahung berlangsung meriah. Kecintaan masyarakat Ponorogo terhadap warisan dan tradisi leluhur masih terjaga sampai saat ini. Hal ini terlihat dari antusiasnya masyarakat di setiap kegiatan budaya.
Berbicara mengenai event budaya di Ponorogo memang tidak ada habisnya. Ada sejarah dan tradisi yang diingat dan dijaga kelestariannya. Seperti rangkaian Pagelaran Budaya Djoyo Negoro yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat Kecamatan Slahung setiap tahunnya.
Wakil Bupati Bunda Lisdyarita turut memeriahkan Pawai Budaya yang digelar, jum’at (20/09/24). Bersama dengan Forkopimcam, Kepala Desa se-Kecamatan Slahung, Lembaga Pendidikan, dan instansi lainnya diarak menggunakan kereta kuda Dari desa Nailan hingga Desa Slahung. Sementara itu di lapangan Desa Slahung, Ponorogo juga digelar seni Reog yang dapat dinikmati seluruh masyarakat. Adapun tujuan utama penggelaran Kirab Djoyo Negoro 2024 ini untuk melestarikan budaya dan mengenang jasa leluhur, selain itu juga mampu menumbuhkan ekonomi dan mempererat kerukunan masyarakat, menumbuhkan karakter masyarakat yang bermartabat dan berbudi luhur. oleh karena itu, sebagai generasi penerus, Kang Bupati Sugiri berharap masyarakat dapat menjaga dan melestarikan tradisi tersebut.
Kirab Budaya Djoyo Negoro 2024 juga di meriahkan oleh penampilan – penampilan siswa didik dari berbagai sekolah di Kec.Slahung, mulai dari jenjang TK hingga SMP.
SMPN 1 Slahung turut dalam memeriahkan acara tersebut, dengan
mengeluarkan marching Band "GITA SUARA ESNESA". Sejak siang hingga menjelang petang masyarakat terlihat ramai memenuhi pinggiran jalan raya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar